19 Cara Terbaik Dalam Mengelola Keuangan Bisnis atau Perusahaan

Mengelola keuangan bisnis atau perusahaan adalah kunci sukses dalam menjalankan usaha. Tanpa pengelolaan yang baik, bisnis bisa menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan arus kas, utang yang tidak terkendali, atau bahkan kebangkrutan. Berikut ini adalah 19 cara terbaik untuk mengelola keuangan bisnis dengan efektif dan efisien.

1. Menentukan Persentase Alokasi Dana

Langkah pertama dalam mengelola keuangan bisnis adalah menentukan persentase dana yang dialokasikan untuk berbagai kebutuhan. Ini termasuk target laba, cadangan kas, dan pengembangan bisnis. Dengan menetapkan proporsi yang jelas, Anda dapat lebih mudah mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa semua aspek bisnis terpenuhi.

2. Bernegosiasi Sebelum Menandatangani Kontrak

Pembayaran tagihan bisnis tepat waktu

Sebelum menandatangani kontrak dengan supplier atau vendor, lakukan negosiasi untuk mendapatkan penawaran yang lebih baik. Pastikan untuk memeriksa syarat pembelian, seperti denda dan masa tenggang. Negosiasi yang baik dapat membantu menghemat biaya dan menjaga stabilitas keuangan bisnis.

3. Membayar Tagihan Tepat Waktu

Pembayaran tagihan tepat waktu sangat penting untuk menjaga reputasi bisnis dan menghindari denda. Siapkan pengingat bulanan untuk memastikan semua tagihan dibayarkan sesuai jadwal. Hal ini juga membantu menjaga arus kas yang lancar.

4. Mengurangi Risiko Utang

Evaluasi keuangan tahunan bisnis

Meskipun utang bisa menjadi alat untuk mengembangkan bisnis, Anda harus berhati-hati dalam mengambilnya. Jangan sampai beban cicilan utang mengganggu kondisi keuangan bisnis. Pertimbangkan alternatif lain jika memungkinkan.

5. Lebihkan Penghitungan Biaya Kasar

Dalam bisnis berbasis proyek, lebihkan perhitungan biaya kasar sebagai tindakan pencegahan. Hal ini membantu Anda memiliki dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga, seperti proyek yang tidak berjalan sesuai rencana.

6. Membuat Pembukuan Keuangan

Pembukuan keuangan yang lengkap sangat penting untuk mengontrol transaksi bisnis. Buat laporan laba-rugi dan neraca untuk memantau perkembangan keuangan. Pembukuan sederhana juga bisa digunakan untuk mempermudah evaluasi.

7. Membuat Evaluasi Tahunan

Evaluasi tahunan membantu Anda mengevaluasi pencapaian dan pola pengeluaran selama satu periode. Dengan evaluasi ini, Anda dapat mengidentifikasi kekurangan dan mengambil langkah perbaikan di masa depan.

8. Menentukan Jangka Waktu

Rencana penghasilan bisnis yang terstruktur

Bagi kebutuhan keuangan berdasarkan jangka waktunya. Contohnya, buat rencana umum untuk bisnis dan rincian kebutuhan setiap program. Kategorisasi ini membantu Anda mengelola keuangan secara lebih terstruktur.

9. Memantau Performa Penjualan

Perubahan tren pasar dan ekonomi bisa memengaruhi performa penjualan. Pantau secara rutin untuk mengetahui fluktuasi penjualan dan siapkan solusi cepat jika diperlukan.

10. Membuat Rencana Penghasilan

Rencana penghasilan yang matang membantu Anda mengatur pemasukan dan target penjualan. Tentukan produk yang menguntungkan, jumlah produksi, dan strategi pemasaran yang efektif.

11. Pisahkan Harta Pribadi dan Harta Perusahaan

Sisihkan pendapatan untuk pengembangan bisnis

Pemisahan keuangan pribadi dan bisnis sangat penting untuk menghindari kerancuan dalam audit dan perhitungan pajak. Gunakan rekening terpisah untuk bisnis dan pribadi serta catat semua transaksi secara detail.

12. Kelola Arus Kas

Arus kas yang lancar adalah fondasi dari bisnis yang sehat. Catat semua pengeluaran dan pemasukan, serta pastikan semua tagihan terbayarkan. Neraca keuangan akan membantu Anda melihat kondisi keuangan secara akurat.

13. Memahami Akuntansi

Memahami prinsip dasar akuntansi atau merekrut akuntan profesional sangat penting untuk pengelolaan keuangan yang baik. Ini membantu Anda membuat laporan keuangan yang akurat dan menghindari kesalahan.

14. Utamakan Kebutuhan Perusahaan

Pastikan pemasukan selalu lebih besar dari pengeluaran. Prioritaskan kebutuhan yang benar-benar diperlukan untuk menjaga keseimbangan arus kas.

15. Sisihkan Pendapatan untuk Pengembangan Usaha

Sisihkan sebagian pendapatan untuk pengembangan bisnis. Ini membantu bisnis tumbuh dan meningkatkan pendapatan di masa depan.

16. Siapkan Dana Darurat

Dana darurat membantu Anda menghadapi situasi tak terduga, seperti turunnya omzet atau masalah finansial mendadak. Dana ini bisa digunakan untuk menjaga kelangsungan bisnis.

17. Buat Janji dengan Akuntan Profesional

Konsultasikan situasi pajak dan laporan keuangan Anda dengan akuntan profesional. Mereka dapat membantu Anda menghindari denda dan mengoptimalkan pajak.

18. Bangun Budaya Finansial yang Sehat

Bangun budaya keuangan internal yang sehat dengan protokol keuangan yang jelas. Ini membantu mencegah kesalahan dan risiko kecurangan.

19. Berinvestasi di Software Akuntansi

Gunakan software akuntansi untuk menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi. Fitur seperti pelacakan pendapatan, pengeluaran, dan invoice dapat mempermudah pengelolaan keuangan.

Dengan menerapkan 19 cara di atas, Anda dapat mengelola keuangan bisnis dengan lebih baik dan memastikan kelangsungan usaha. Mulailah dengan langkah-langkah sederhana dan tingkatkan keahlian keuangan secara bertahap.

__Posted on
September 29, 2025
__Categories
Business, Finance

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *